Jumat, 15 April 2011

Bagaimana Menyentuh Hati

Tugas kita sebagai da'i adalah seperti tugas para pegawai elektrik, mengalirkan kekuatan ini dan sumbernya ke setiap hati orang-orang muslim agar senantiasa bersinar dan menerangi sekelilingnya.
 
Permasalahan yang menghadang seorang da'i di tengah medan dakwah adalah permasalahan yang muncul dari dalam dirinya, padahal orang yang tidak memiliki sesuatu tidak akan bisa memberikan sesuatu tersebut. Seseorang yang tidak memiliki kunci, maka sulit baginya untuk masuk. Manusia yang hatinya terkunci sehingga sulit dimasuki oleh dakwah, bagaikan brankas besar yang sebenarnya dapat dibuka hanya dengan kunci yang kecil. Demikianlah persoalannya, yang sesungguhnya kembali kepada diri sang da'i itu sendiri, yakni berkaitan dengan potensi dirinya secara ruhiyah, di samping kecakapannya untuk membuat program, serta ketahanan dalam mewujudkannya.
 
Tiga Karakteristik Manusia
Dalam kehidupan ini manusia dapat diklasifikasi dalam tiga kategori, yaitu:
1. Manusia yang Berperilaku dengan Akhlak Islamiah
2. Manusia yang Berperilaku dengan Akhlak Asasiyah
3. Manusia yang Berperilaku dengan Akhlak Jahiliah
 
Menghafal Nama
Menghafal nama adalah hal yang penting, karena dari sinilah terjadi interaksi dan lahir sifat saling percaya sesama individu. Ia merupakan langkah awal dan benang pertama yang mengikat antara hati individu. Ia adalah benang yang mengikat bola-bola kecil yang berserakan. Setiap orang tentu akan merasa senang jika dipanggil
dengan namanya, apalagi dengan nama yang paling ia sukai. Menghafal nama mempunyai peran yang amat penting. Oleh kerana itu, beberapa metode yang dapat membantu permasalahan ini.
1. Hendaklah kita tanamkan rasa ingin dan suka menghafal nama orang lain.
2. Ketika sedang berkenalan, hendaklah kita siap untuk menghafal namanya—secara lengkap atau sebagian  saja— lalu mengingat-ingat dan memakainya pada saat itu juga tatkala bercakap-cakap.
3. Nama biasanya terdiri dari tiga bagian: namanya sendiri, nama orang tuanya, dan nama keluarganya. Nama yang paling disukai oleh pemiliknya adalah namanya sendiri
4. Ketika berkenalan dengan nama yang baru, Anda harus mengingat orangorang yang mempunyai nama yang sama —yang telah Anda kenal sebelumnya—agar mudah untuk menghafal.
5. Pada waktu berkenalan, Anda harus memperhatikan wajah dan keadaannya; apakah Ia berjanggut, memakai kaca mata, bagaimana warna kulit, suara, bentuk tubuhnya, pekerjaannya, serta di mana dan bagaimana perkenalan itu berlangsung.
6. Untuk memantapkan ingatan, Anda bisa menulis nama-nama tersebut, dan setiap kali bertemu hendaklah Anda memanggil mereka dengan nama-nama tersebut
7. Ketika bertemu lagi, Anda harus mengingat-ingat pertemuan-pertemuan sebelumnya dan pertemuan yang pertama kali, karena ini dapat membantu Anda dalam mengingat namanya dengan cepat.
8. Berkenalan dengan seseorang merupakan pintu bagi anda untuk berkenalan dengan teman-temannya, hingga anda mempunyai data nama yang amat banyak. Anda pun harus berusaha agar nama-nama itu tetap melekat di kepala.
 
Bagaimana Memulai Perkenalan
Tabiat dakwah kita adalah saling mengenal, dan  suatu saat dakwah kita akan dapat menghimpun orang-orang yang berjiwa baik dan berkepribadian mulia. Dulu, sebelum mengenal cara-cara yang islami dalam berdakwah, saya sering menggunakan cara-cara hasil ijtihad saya sendiri untuk memulai perkenalan. Suatu waktu saya pernah dengan sengaja menginjak kaki orang yang berdiri di sebelah saya sewaktu naik trem. Orang itu lalu berteriak marah, "Apakah Anda buta?" Saya menjawab dengan tenang, "Jangan terburu marah, wahai saudaraku. Memang saya ini seperti orang buta, kerana penglihatan saya yang sudah melemah." Lalu orang tersebut meminta maaf. Dengan demikian saya bisa mulai berkenalan.
 
Sarana-Sarana Dakwah
  • Jika bertemu maka berilah salam
  • Jika tidak kelihatan maka cari tahulah
  • Jika sakit maka jenguklah
  • Jika ia mengundangmu maka penuhilah
  • Jika ia bersin dan mengucapkan "hamdalah" maka jawablah (ucapkan "yarhamukallah")
  • Jika ia meninggal dunia maka antarkanlah ke tempat pemakamannya 
  • Jika ia meninggal dunia maka antarkanlah ke tempat pemakamannya
 
Langkah-Langkah yang Harus Ditempuh
  1. Bertasbih, Bertakbir, dan Bertahlil
  2. Menyingkirkan Duri di Jalan
  3. Menolong Orang yang Tuli atau Buta
  4. Menunjukkan Orang yang Kebingungan
  5. Menolong dengan Segera Orang yang Memerlukan Pertolongan
  6. Menolong Orang yang Lemah
 
Senyummu di Depan Saudaramu adalah Sedekah
Senyuman adalah gambaran isi hati yang menggerakkan perasaan dan memancar pada wajah seperti kilatan cahaya, seakan berbicara dan memanggil, sehingga hati yang mendengar akan terpikat. Senyuman yang dibuat-buat tidaklah sama dengan senyuman yang tulus ikhlas. Senyuman yang dibuat-buat adalah sebuah kreasi seni, tak lebih dan sebuah plastik. Sedangkan senyuman yang tulus ikhlas adalah fitrah; ia ibarat bunga yang mekar di tangkainya, indah dipandang mata, dan harum baunya, yang menjadikan jiwa terlena
dan bersimpati.
 
Penampilan Seorang Da'i
Cara bertutur kata dan penampilan seorang da'i akan menarik perhatian orang yang mendengar dan melihat-nya, karena pada dasarnya jiwa manusia cenderung dan tertarik dengan penampilan yang indah dan baik. Dari sini kita bisa melihat bahwa yang dipilih sebagai personil-personil pemasaran hasil produksi adalah orang-orang yang berpenampilan menarik, di samping kualitas produk yang terbaik.
 
Pandangan Kasih Sayang
Mata adalah sarana terpenting bagi seorang da'i dan merupakan wasilah yang dampaknya sangat besar bagi mad'u. Karena ketika seorang da'i memandang saudaranya sesama muslim dengan penuh kasih sayang, seakan-akan ia telah memberikan hartanya yang paling ber-harga.

Jika pandangan seseorang yang dipenuhi oleh rasa dengki saja dapat menghancurkan, maka pandangan yang penuh cinta dan kasih sayang juga dapat berpengaruh dalam mengantarkan kepada kebenaran yang akhirnya dapat mempererat barisan dan memperkuat bangunan. Ini merupakan kekuatan terpendam yang dimiliki oleh manusia.
 
Sebarkan Salam di Antaramu
Salam adalah salah satu dari asma Allah swt. Mengucapkan salam, baik kepada orang yang Anda kenal maupun yang tidak Anda kenal akan membangkitkan rasa aman, mempererat ikatan, dan menumbuhkan rasa cinta.
 
Lebih Dahulu Mengucap Salam
Jika Anda ingin berkenalan dengan seseorang, hendaklah Anda memulai dengan mengucap salam karena sikap itu mempunyai daya tarik tersendiri bagi orang tersebut, selain itu juga mendapat pahala yang besar di sisi Allah. Apabila Anda sudah berkenalan dengan seseorang dan beberapa hari kemudian Anda berpapasan dengan orang tersebut hendaklah Anda mendahului menyapa dan mengucapkan salam agar pertemuan yang pertama tidak hilang dengan sia-sia.
 
Memanggilnya dengan Panggilan yang Paling Disukai
Pada zaman ini banyak orang menggunakan nama-nama aneh yang hanya asal ucap saja. Lebih aneh lagi banyak orang merasa bangga jika menyandang nama-nama itu, sehinggga jika ada orang yang memanggilnya dengan menggunakan nama aslinya maka ia akan marah.
 
Tatkala kita sudah menjadi umat Muhammad saw., kita mempunyai kewajiban agar memanggil orang lain dengan panggilan yang ia sukai, karena hal itu dapat mempererat hubungan kita dengan orang tersebut.
 
Memberikan Tempat Duduk dalam Satu Majelis
Anda diundang ke walimahan atau sedang takziyah. Tatkala Anda masuk ke ruangan yang disediakan dan Anda menjumpai bahwa ruangan itu sudah penuh, tentunya Anda akan malu, bingung, serta salah tingkah.
 
Jika pada saat itu ada di antara hadirin yang berada dalam ruangan tersebut yang bangkit dan mempersila-kan Anda untuk duduk di tempatnya, tentunya Anda akan merasa lega, dan kebaikan orang tersebut tidak akan terlupakan.
 
Berjabat Tangan
Berjabat tangan bukan sekedar gerakan tangan yang diwarisi secara turuntemurun, tetapi mempunyai makna dan rasa yang dipengaruhi oleh perbedaan hubungan dan kehendak. Oleh karena itulah, Islam melarang laki-laki menjabat tangan perempuan yang bukan muhrimnya.
 
Tangan adalah alat yang sangat peka. la dapat menerima dan mengirim isyarat-isyarat yang tampak pada wajah atau yang tersimpan dalam hati. Berjabat tangan dapat mengukur jarak antara dua hati. Ada orang yang berjabat tangan hanya untuk basa-basi, ada pula orang yang berjabat tangan hanya sekedar menyentuh. Ada orang yang berjabat tangan, sementara wajahnya tidak mengarah  pada orang yang di hadapan-nya, ada pula orang yang berjabat tangan disertai dengan tatapan mata yang sejuk.
 
Berjabat tangan dapat menghapus dosa-dosa. Diriwa-yatkan dari Al-Barra' ra., ia berkata, Rasulullah saw. ber-sabda, "Tidaklah seorang muslim yang bertemu lalu berjabat tangan, kecuali bagi mereka ampunan sebelum mereka berpisah." Balaslah Keburukan dengan Kebaikan
 
Sarana-Sarana Pembuka Hati
Sarana-sarana untuk membuka hati mad'u sangatlah banyak. Rasulullah saw bersabda, "Sebaik-baik amal perbuatan adalah membuat orang muslim lainnya merasagembira, atau meringankan kesu-itannya, atau membayarkan hutangnya, atau memberinya makan."

(Bagaimana Menyentuh Hati-Abbas As-Siisi) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar